Alasan Pedagang di Jember Keluhkan Penutupan Pasar

Alasan Pedagang di Jember Keluhkan Penutupan Pasar

Ayo Belanja di Pasar Tradisional, Ratusan Hadiah Menanti! 

BERITATOTOKITA.INFO - Perwakilan pedagang yang tergabung dalam Gerakan Pedagang Tradisional Pasar Tanjung dan sekitarnya (Gerpast) mendatangi DPRD Jember pada Rabu (27/5/2020), untuk menyampaikan keluhan terkait penutupan seluruh pasar tradisional di Kabupaten Jember, Jawa Timur selama sepekan.

"Kami para pedagang tidak pernah diberitahu bahwa pasar tradisional akan ditutup dan tidak ada sosialisasi terkait penutupan Pasar Tanjung," kata Koordinator Gerpast, Samsul Bustami usai melakukan rapat dengar pendapat di DPRD Jember.

Dia menuturkan, jumlah pedagang di dalam Pasar Tanjung sekitar 1.200 orang dan pedagang pasar sore di Pasar Tanjung sekitar 1.500 orang karena ada tiga shift bergantian, sehingga 2 ribu lebih pedagang dirugikan atas kebijakan Pemkab Jember yang dinilai sepihak tersebut.

Ia mengatakan, pedagang buah dan sayur mayur yang menderita kerugian cukup besar karena dua komoditas itu mudah busuk, apabila tidak dijual secepatnya

Salah seorang pedagang sayur di Pasar Tanjung Jember Agus Harianto yang sehari-hari menjual kecambah mengaku sangat dirugikan akibat penutupan pasar tradisional tanpa disosialisasikan kepada para pedagang lebih dulu.

Ia berharap, Pasar Tanjung yang menjadi pasar induk di Kabupaten Jember segera dibuka karena banyak pedagang yang tidak bisa menafkahi keluarganya ketika tidak berjualan karena kebutuhan makan sehari-hari tidak bisa diliburkan.

Menanggapi hal tersebut Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi mengatakan pihak DPRD Jember tidak dilibatkan dalam mengambil keputusan penutupan pasar tradisional di Kabupaten Jember, sehingga anggota dewan juga tidak tahu dengan kebijakan yang sepihak dan merugikan pedagang tersebut.

Sebelumnya, Pemkab Jember menutup seluruh pasar tradisional dan mal di Kabupaten Jember selama sepekan untuk menekan jumlah kasus C6oronavirus disease (COVID-19) yang diberlakukan sejak 23 Mei hingga 29 Mei 2020.

 




 

 

Share on Google Plus

About BERITATOTOKITA

    Blogger Comment
    Facebook Comment
Alasan Pedagang di Jember Keluhkan Penutupan Pasar | Berita Hangat Totokita - Berita Hangat Totokita