Ibu Hamil Positif Covid-19 Meninggal di Sumbar.


BERITATOTOKITA.INFO -  Seorang ibu hamil yang statusnya pasien dalam pengawasan (PDP) dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M. Djamil Padang pada Rabu (8/4) sekitar 4.30 WIB. Hasil tes swab yang keluar pukul 17.00 WIB menunjukkan ibu hamil tersebut positif Covid-19.
Tes swab yang mengambil sampel lendir dari hidung maupun tenggorokan itu dilakukan oleh laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

Keterangan ibu hamil positif Covid-19 disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan bahwa pasien merupakan warga Bukittinggi berusia 35 tahun dengan usia kehamilan delapan bulan. Pasien dirujuk ke Rumah Sakit M. Djamil pada Senin (6/4) dini hari dari Rumah Sakit Yarsi Bukittinggi setelah mengalami kejang-kejang.


"Pada hari yang sama, suaminya ditangkap polisi. Ia diduga sebagai pengedar sabu-sabu. Saat ini ia ditahan di Mapolres Bukittinggi," ujar Ramlan kepada

Setelah mengetahui ibu hamil tersebut positif Covid-19, Ramlan memerintahkan 12 perawat Rumah Sakit Yarsi yang sempat menangani pasien agar melakukan isolasi mandiri. Ia juga memerintahkan hal yang sama kepada 13 warga yang membantu membawa perempuan ke Rumah Sakit Yarsi.
"Kami sedang melacak orang-orang yang berkontak fisik dengannya. Besok kami melakukan rapat untuk membahas hal ini," ucapnya.
Ramlan tidak tahu dari bagaimana pasien bisa terinfeksi namun menurut dia bisa saja dari suaminya yang sering bepergian ke luar rumah. Suami dan orang-orang yang pernah berkontak fisik dengannya juga harus diperiksa.

Saat ini total warga Sumbar yang dinyatakan positif Covid-19 berjumlah 26 orang. Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Jasman Rizal, mengatakan, pasien yang baru positif berjumlah lima orang. Dari lima orang itu, tiga orang warga Padang dan akan diisolasi mandiri di rumah, sedangkan dua orang lagi dirawat di RSUD M. Zein Painan.

Pasien positif Covid-19 yang dirawat, kata Jasman, berjumlah 13 orang, yakni lima orang di Rumah Sakit M. Jamil, lima orang di Rumah Sakit Achamad Mochtar, dua orang di RSUD M. Zein, dan satu orang di Semen Padang Hospital. Sementara itu, pasien positif yang dirawat yang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing berjumlah 8 orang.

Jasman menambahkan bahwa hingga hari ini di Sumbar terdapat 95 pasien dalam pengawasan. Sebanyak 15 orang di antaranya masih dirawat sambil menunggu hasil tes laboratorium keluar, sedangkan 72 orang dinyatakan negatif. Sementara itu, orang yang sedang dipantau berjumlah 1.570 orang, dan orang yang selesai dipantau 2.496 orang.




Share on Google Plus

About BERITATOTOKITA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

Ibu Hamil Positif Covid-19 Meninggal di Sumbar. | Berita Hangat Totokita - Berita Hangat Totokita