Bawang Dibuka, Tak Ada Aksi Timbun

Bawang Dibuka, Tak Ada Aksi Timbun


 BERITATOTOKITA.INFO -     Pemerintah menjamin tidak ada para importir dan masyarakat yang menimbun komoditas bawang

putih dan bawang bombai. Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, Suhanto

menjelaskan, pihaknya sudah mengecek gudang-gudang importir.

Hal tersebut seiring Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengeluarkan kebijakan pembebasan

izin impor bagi komoditas bawang putih dan bombai Ini dilakukan guna

mengantisipasi harga kedua bahan pokok tersebut yang melonjak tajam selama penyebaran virus Corona atau covid-19.

"Satgas pangan sudah mengecek ke gudang-gudang importir. Untuk memastikan tidak ada unsur 

masyarakat serta importir yang melakukan penimbunan," kata Suhanto di BNPB, Jakarta

Kepala karantina kementerian pertanian kata Suhanto, akan mengecek prosedur karantina untuk 

impor bawang putih dan bawang Bombay keamanan pangan.

"Jadi karantina akan mengecek komoditi tersebut, apakah dinyatakan sehat," ungkap Suhanto.

Kemudian, dia juga mengklaim harga bawang putih saat ini mengalami penurunan. Sebelumnya 

harga bawang meroket, namun kali ini harganya sudah Rp 42.300.

"Namun menurut kami itu rata-rata masih tinggi dan memberikan relaksasi impor bawang putih dan bawang Bombai,"

Sebelumnya, Ketua Perkumpulan Pengusaha Bawang Nusantara (PPBN), Mulyadi menilai 

kebijakan pemerintah terkait dengan pembebasan persetujuan impor untuk komoditas bawang putih dan bombai merupakan langkah tepat.

Menurut dia, dengan dibebaskannya izin impor tersebut diyakini akan mampu menekan tingginya harga kedua komoditas tersebut.

"Pertama kami menilainya (kebijakan) itu sangat mengapresiasi. Kami apresiasi pemerintah 

khususnya Kementerian Perdagangan dalam situasi menjelang bulan puasa dan kondisi 

Indonesia yang tidak stabil ini kouta bebas impor bawang putih dan bombai koutanya dibebaskan," 

Mulyadi mengatakan dengan kebijakan baru ini para importir menjamin pertama harga akan stabil. 

Kemudian kedua juga tidak ada kartel ataupun penimbun yang kerap membuat melambungnya harga pada kedua komoditas tersebut.

"Kenapa karena semua orang bisa mengakses itu, kami akan buktikan itu," imbuh dia.

Dia menambahkan, selama ini izin diberikan pemerintah terbilang rumit. Sebab, sebelum pelaku 

usaha mendapatkan surat persetujuan impor (SPI) dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) 

meski wajib memberlakukan Rekomendasi Impor Produk Holtikultura dari Kementerian Pertanian. 

Setelah itu, maka Kementerian Perdagangan lah yang akan menentukan kouta izin impot tersebut.

"Persoalannya mana yang jadi masalah kalau koutanya itu menggunakan sistem seperti 

sekarang. Harus persyaratan ini itu kalau tidak melakukan persyaratan ini tidak bisa impor. Ini 

malah menciptakan kartel, potensi korupsinya gede sekali karena berbicara tentang perizinan kan. 

Izin itu potensinya besar. Tapi dengan bebas kouta kami yakin akan baik," 








Share on Google Plus

About BERITATOTOKITA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 comments:

  1. ESIABET ADALAH BANDAR JUDI ONLINE UANG ASLI TERBESAR & TERPERCAYA MENGHADIRKAN BERBAGAI BONUS YANG MENGGIURKAN DAPATKAN BONUS NEW MEMBER 50% + BONUS NEXT DEPOSIT 5% (SETIAP HARI) MINIMAL DEPO & WD RP.25.000

    Bonus New Member 50%
    Daftar Judi Tembak Ikan Online
    Jackpot Slot Online Terbesar
    Daftar Judi Bola Sbobet
    .
    Support Deposit via:
    🏦Bank BCA
    🏦Bank MANDIRI
    🏦Bank BRI
    🏦Bank BNI
    .
    ☎ Contact
    🔘Website: WWW|•|ESIABET1|•|COM
    🔘Whatsapp: +62 859 3259 6161
    🔘Instagram: ESIA GAME

    ReplyDelete

Bawang Dibuka, Tak Ada Aksi Timbun | Berita Hangat Totokita - Berita Hangat Totokita