Demokrat Tunggu 40 Hari Wafatnya Ibu Ani untuk Putuskan Arah Politik

Pimpinan KPK Temui SBY di DPP Demokrat


BERITATOTOKITA.INFO - Jakarta Partai Demokrat belum juga memutuskan apakah akan jadi opisisi atau bergabung dengan pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan, saat ini pihaknya belum membicarakan apapun terkait nasib arah partai ke depannya. Dia menyebut, akan menentukan nasib arah partai sampai dengan 10 Juli 2019, atau bertepatan setelah 40 hari kepergian Ani Yudhoyono.

"Partai Demokrat masih berduka sampai nanti 10 Juli. Setelah itu, kami akan sampaikan bagaimana sikap Partai Demokrat. Sekarang masih internal dulu," kata Hinca dikutip dari Jawapos.com, saat menghadiri rapat pleno penetapan presiden dan wakil presiden terpilih di Kantor KPU, Jakarta, Minggu 30 Juni 2019.
Dia mengatakan, persoalan arah politik itu nantinya akan dibahas melalui tingkatan majelis mahkamah partai bersama dengan Ketua Umum Partai Demokrat SBY. Setelah melalui rapat itu, baru akan diputuskan arah partai berlambang mercy tersebut.
"Nanti majelis tinggi partai yang akan menyampaikan keputusannya," terangnya.
Hinca enggan membahas kabar Putra Sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono ditawarkan jatah menteri. Menurutnya, presiden terpilih harus mau memperjuangkan 14 prioritas yang selama ini diperjuangkan oleh Demokrat.
"Kami senang jika presiden terpilih senang program itu," tukasnya.
Sebagai informasi, sampai saat ini, hanya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang telah terang-terangan untuk menjadi oposisi untuk pemerintahan 5 tahun mendatang. Sedangkan Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) belum memberikan sikap tegas soal arah politik usai pilpres 2019.

Partai Demokrat Tentukan Arah Koalisi Setelah 40 Hari Meninggalnya Ani Yudhoyono

Usai Putusan MK, Prabowo Kumpulkan Sekjen Partai Koalisi di Kertanegara

BERITATOTOKITA.INFO - Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan menyatakan, partainya masih berkabung atas wafatnya Ani Yudhoyono, istri Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Untuk itu, sikap Demokrat usai penetapan pemenang Pilpres 2019 pun menunggu hingga masa 40 hari meninggalnya Ani Yudhoyono.

"Partai Demokrat masih berduka sampai nanti 40 hari tanggal 10 Juli. Setelah 10 Juli, kami akan sampaikan ke teman-teman bagaimana sikap Demokrat. Sekarang masih internal dulu," tutur Hinca di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2019).

Menurut dia, belum ada kepastian arah koalisi Partai Demokrat. Jika nantinya merapat ke pemerintahan Jokowi, hal itu harus berdasarkan keputusan majelis tinggi partai.
"Gini, partai Demokrat itu soal calon presiden, wakil presiden, itu masuk kewenangan majelis mahkamah partai. Ketua memang Pak SBY. Setelah ini rapat majelis tinggi partai, kita sampaikan di sana. Nanti majelis tinggi partai akan menyampaikan keputusannya," jelas dia.
Untuk saat ini, lanjut dia, usai penetapan Joko Widodo atau Jokowi sebagai presiden terpilih periode 2019-2024, Partai Demokrat akan fokus ke pileg.
"Selesai sudah soal pilpres kami fokus Pileg dan fokus ke Pilkada Kabupaten Kota," Hinca menandaskan.

Penetapan KPU

Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (27/6/2019). (Liputan6.com/Lizsa Egeham)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Pilpres 2019. Penetapan ini dilakukan pada rapat pleno terbuka KPU, Minggu (30/6/2019) setelah Mahkamah Konstitusi menolak permohonan sengketa Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo-Sandiaga Uno.
"Menetapkan pasangan calon nomor urut 1, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin dengan perolehan suara 85.607.362 atau 55,50 persen sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih 2019," ujar Komisioner KPU Evi Novida Ginting, Jakarta, Minggu.
Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, putusan ini berlaku mulai 30 Juni 2019.
"Keputusan ini berlaku mulai 30 Juni 2019," kata Arief.
Berdasarkan penghitungan suara yang dikumpulkan di 34 provinsi, Jokowi-Ma'ruf Aminmendapatkan 55,50 persen atau 85.607.362 suara. 
Sementara, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraih 44,50% atau 68.650.239 suara. KPU menyebut, jumlah suara sah nasional sebanyak 154.257.601.


















Share on Google Plus

About BERITATOTOKITA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 comments:

  1. Esiabet adalah Salah Satu Bandar Situs Judi Online Uang Asli Terbersar & Terpercaya
    Disini kamu jangan pernah takut untuk WD Gede...
    Karena berapapun kemenangan anda pasti di bayar !!

    Kelebihan ESIABET
    SPESIAL BONUS :
    - UANG TUNAI SEBESAR 2.000.000
    - BONUS MEMBER BARU 20%
    - BONUS CASHBACK MINGGUAN 5% - 10%
    - BONUS NEXT DEPOSIT 5%
    - BONUS ROLLINGAN POKER 0.5%
    - BONUS REFERRAL 5%
    - Mega Jackpot Rp 60 JUTA

    Permainan di ESIABET 1 ID untuk Semua Games :
    💰 SPORTBOOK
    💰 LIVE CASINO
    💰 POKER ONLINE
    💰 TOGEL SGP
    💰 SABUNG AYAM
    💰 SLOT GAMES

    Minimal Deposit & Withdraw 25.000
    Support bank BCA, Mandiri, BNI, BRI
    ▬▬▬▬
    🤳Hubungi kami segera :
    ☎Whatapps: +855 96 844 6193
    📱LINE : SENTABET888
    📱IG = BANDARESIABET303
    Link Alternatif :
    ◘ www,esiabet,live
    ◘ www,esiabet,club
    Versi Mobile :
    ◘ m,esiabet,live
    ◘ m,esiabet,club
    ▬▬▬▬
    DAFTAR .. BERMAIN .. dan MENANG‼👌😍

    ReplyDelete

Demokrat Tunggu 40 Hari Wafatnya Ibu Ani untuk Putuskan Arah Politik | Berita Hangat Totokita - Berita Hangat Totokita