Polisi Di Banyuwangi Berhasil Menguak Kasus Prostitusi Online Di Bulan Ramadhan Mucikari Segera Diamankan



BERITATOTOKITA.INFO - Aparat kepolisian berhasil membongkar praktik prostitusi online di Banyuwangi. Seorang pria yang diduga sebagai muncikari diamankan. Dia adalah Ismail alias Madam (31), warga Dusun Pekarangan, Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro. Tarif yang dipasang Madam untuk satu kali kencan dengan para Pekerja Seks Komersial (PSK) 'asuhan'-nya sebesar Rp 2,5 juta."Awalnya kami mendapatkan informasi bahwasanya di salah satu penginapan di wilayah Kecamatan Kalipuro terdapat transaksi prostitusi online. Selanjutnya kami tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan," kata Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansya Zeinardi melalui Paur Humas Ipda Lita Kurniawan, Sabtu (25/5/2019).

Informasi mengenai praktik prostitusi online itu diterima polisi pada Jumat, 24 Mei 2019, sekitar pukul 19.00 WIB. Anggota Resmob Polres Banyuwangi kemudian menuju ke penginapan yang dimaksud. Benar saja, di penginapan tersebut ditemukan sepasang laki-laki dan perempuan yang bukan suami istri. Polisi kemudian melakukan interogasi pada kedua orang itu."Setelah dilakukan interograsi, saksi menjelaskan bahwa yang bersangkutan dikenalkan oleh muncikari yang bernama Ismail alias Madam. Selanjutnya, dilakukan penangkapan terhadap saudara Ismail alias Madam untuk diproses secara hukum," kata pria yang pernah menjabat sebagai Kasi Propam Polres Banyuwangi ini.

Tersangka ditangkap petugas di rumahnya. Pria ini pun mengakui perbuatannya. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tersangka awalnya berkomunikasi dengan pria hidung belang melalui telepon untuk memilih perempuan yang akan diajak berkencan. Komunikasi juga dilakukan untuk menyepakati tarif kencan yang dilakukan.Setelah disepakati uang kemudian ditransfer. Dalam kasus ini, untuk satu kali kencan disepakati seharga Rp 2,5 juta. Dari tarif ini, PSK mendapatkan bagian sebesar Rp 1,5 juta sedangkan sang muncikari mendapatkan bagian sebesar Rp 1 juta.

"Dalam kasus ini tersangka kita jerat dengan Pasal 45 Ayat (1) Jo Pasal 27 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 506 KUHP," jelasnya.Barang bukti yang diamankan berupa sebuah telepon genggam yang berisi data transaksi kasus prostitusi online ini. Sebuah iPhone, uang tunai sebesar Rp 1,5 juta hasil transaksi yang diberikan kepada PSK, uang tunai sebesar Rp 1 juta hasil transaksi dengan pria hidung belang dengan muncikari, sebuah alat kontrasepsi berupa kondom dan pakaian.











Share on Google Plus

About BERITATOTOKITA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 comments:

  1. Kamu penggemar bola...
    Suka dan hobby nonton pertandingan bola??
    Tapi kurang rasanya jika kamu tidak memasang taruhan bola

    Buruan yuk bergabung dengan kami di WWW,ESIABET,ME..Siapa tau hoki anda bersama kami bosku?

    Disini kamu bisa mainkan 4 Pasaran Terlengkap hanya di satu website :
    ๐Ÿ’ฐ SBOBET
    ๐Ÿ’ฐ IBCBET
    ๐Ÿ’ฐ CMD368 BET
    ๐Ÿ’ฐ OPUSGAMING

    Promo Bonus Menarik Dari ESIABET
    - BONUS MEMBER BARU 20%
    - DEPOSIT Rp.25.000 + Bonus Rp.5.000
    - BONUS CASHBACK MINGGUAN 5% - 10%
    - BONUS NEXT DEPOSIT 5%
    - BONUS ROLLINGAN 0.7%
    - BONUS REFERRAL 5%
    - SAYA JAMINKAN JACKPOT POKER,PARLAY,SLOT SELALU ADA BOSKU

    Untuk Info Pendaftaran :
    ☎ WA : 85569988390
    ๐Ÿ“ฑ LINE : ESIABET77
    ๐Ÿ“ฑ INSTAGRAM : BANDARESIABET303

    ReplyDelete

Polisi Di Banyuwangi Berhasil Menguak Kasus Prostitusi Online Di Bulan Ramadhan Mucikari Segera Diamankan | Berita Hangat Totokita - Berita Hangat Totokita