Akibat Kenalan Di Sosial Media Facebook Gadis Usia 14 Tahun Jadi Korban Pencabulan


BERITATOTOKITA.INFO - Naasnya seorang gadis remaja berinisial TY, 14, di Kecamatan Bandarsurabaya, Lampung Tengah,
menjadi korban pencabulan pria beristri dan dua anak, sebut saja orangnya Gustam, pria berusia 31. Atas perbuatan bejat tersebut, warga Kampung Sidodadi, Kecamatan Bandarsurabaya,
itu kini telah mendekam di tahanan Polsek Seputihsurabaya.


Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Eko Yuwono menyatakan kasus itu berawal dari sebuah kenalan di media sosial (medsos) Facebook. “Kami sudah memberikan pendampingan terhadap korban. Kondisi korban mengalami trauma,” kata Eko Yuwono Rabu (26/4).
Berdasarkan keterangan yang didapat dari korban dan orangtuanya, kata Eko Yuwono, peristiwa itu berawal dari kenalan di medsos. Gustam yang sudah punya dua anak itu mengaku masih belum menikah untuk memperdaya korban.


“Kenalan di FB sudah dua bulan. Kemudian janjian bertemu. Setelah bertemu, korban diajak ke tengah kebun sawit. Keduanya ngobrol hingga tersangka merayu korban untuk diajak berhubungan intim dengan janji akan bertanggung jawab. Korban menolak, tapi apalah daya tersangka tetap memaksa,” ujarnya.


Keesokan harinya, kata Eko Yuwono, korban menangis mengeluhkan sakit di alat vitalnya. “Ibu korban menanyakan hal ini. Korban pun bercerita terkait apa yang dialaminya. Orang tua korban pun melaporkan kasus ini ke Polsek Seputihsurabaya,” ungkapnya.
Sekarang ini, kata Eko Yuwono, tersangka sudah ditangkap Polsek Seputihsurabaya. “Tersangkanya sudah ditangkap dan  tersangka pun mengakuinya. Kepada korban, tersangka mengaku masih bujang. Padahal pria beristri dan sudah punya dua anak,” katanya.





REFFERAL 1.5 UP TO 4%
ayo buruan discount besar besaran
2D: 29%
3D: 59%
4D: 66%












Share on Google Plus

About BERITATOTOKITA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

Akibat Kenalan Di Sosial Media Facebook Gadis Usia 14 Tahun Jadi Korban Pencabulan | Berita Hangat Totokita - Berita Hangat Totokita