Cabuli Anak Kandung Sendiri, Caleg PKS Ganti Mobil dan Pangkas Rambut Mengelabui Polisi


BERITA HANGAT TOTOKITA - Aksi bejat Alhuda, Caleg PKS yang melakukan pencabulan terhadap anak kandung sendiri berakhir dengan penyelesaian di jeruji besi Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Aksi pencabulan tersebut dilakukan sejak anak kandungnya berusia 10 tahun saat masih duduk di kelas 3 SD 2011 lalu sampai dengan usia anak 17 tahun dan aksi terakhir dilakukan pada 28 Februari 2019. Aksi bejat tersebut bisa berjalan sampai hampir 7 tahun diduga disertai bujukan dan ancaman agar sang anak tidak membuka suara tentang perbuatan bejat tersebut.

Kejadian tersebut baru diketahui saat korban melaporkan kejadian pencabulan itu kepada neneknya pada Rabu, 6 Maret 2019 lalu.

Kemudian nenek korban ini menceritakannya ke ibu korban berinisial AL. Saat dikonfirmasi, pelaku justru memukul korban. Setelah itu, pelaku melarikan diri,” kata Kapolres, Kamis (14/3/2019).

Setelah mendapatkan laporan dari keluarga korban, jajaran Satreskrim langsung melakukan penyelidikan dengan melakukan visum terhadap korban.

“Setelah dilakukan visum, maka kasus tersebut ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan. Kita masih mengejar pelaku yang merupakan bapak kandung korban,” katanya.


Pelaku bejat yang tahu bahwa dirinya telah dilaporkan oleh pihak keluarga ke kepolisian Resor Pasaman barat akhirnya melarikan diri dari Pasaman Barat menuju Depok, Jakarta.

"Tersangka kita tangkap ketika sedang menunggu mobil di tepi jalan dekat Pauh, Padang setelah sebelumnya datang dari Jakarta menggunakan jalur darat," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Pasaman Barat, AKP Afrides Roema di Simpang Empat, Minggu (17/3) malam.

Tetapi sebelum AH berhasil di tangkap di Jakarta, kepolisian yang di pimpin Kasat Reskrim berangkat ke Depok dan berkoordinasi dengan Polda setempat untuk menjaring pelaku bejat tersebut. Namun aksi dari kepolisian tersebut kembali terendus oleh Alhuda dan lagi lagi Alhuda kembali melarikan diri dari Depok kembali ke Padang dengan jalur darat menggunakan bus ALS.

"Sabtu kemarin, tim yang dipimpin Kasat Reskrim berangkat ke Depok dan berkoordinasi dengan Polda setempat. Namun, AH berhasil kabur dari Depok menuju Padang dengan menggunakan jalur darat menggunakan bus ALS," katanya.

Sesampai di kota Solok, AH turun dari ALS dan menggunakan mobil travel menuju kota Padang dan turun di Pauh Padang.

"Diduga tersangka ingin mengelabui petugas dengan ganti mobil dan pangkas rambut di Pauh Padang. Setelah pangkas rambut tersangka menunggu mobil angkutan kota namun langsung kita tangkap," tegasnya. Seperti diberitakan Antara.

Dia menyebutkan setelah ditangkap, tersangka langsung dibawa ke Polres Pasaman Barat untuk proses lebih jauh.

Sebelumnya Polres Pasaman Barat telah menetapkan AH sebagai tersangka pencabulan anak sendiri pada Kamis (14/3). AH juga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Pasaman Barat karena sudah kabur dari Pasaman Barat.

Sementara itu Ketua DPC Partai Keadilan Sejahtera Pasaman Barat, Fajri Yustian menghormati proses hukum yang berjalan terkait dugaan calon legislatif dari PKS yang melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya.

REFFERAL 1.5 UP TO 4%
ayo buruan discount besar besaran
2D: 29%
3D: 59%
4D: 66%
Untuk mendaftar

 



Share on Google Plus

About BERITATOTOKITA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

Cabuli Anak Kandung Sendiri, Caleg PKS Ganti Mobil dan Pangkas Rambut Mengelabui Polisi | Berita Hangat Totokita - Berita Hangat Totokita