Uruguay vs Prancis, Tabarez Waspada 'Tarian' Griezmann dan Mbappe


BERITATOTOKITA.INFO - Pelatih Uruguay, Oscar Tabarez menyebut keunggulan Prancis pada saat ini ada pada kekuatan di lini serang.

Mereka memiliki penyerang-penyerang terbaik yang patut diwaspadai.

Di antaranya Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe.

Uruguay menghadapi Prancis pada laga perempat final yang digelar di Nizhny Novgorod, Jumat (6/7/2018).

Meski melalui jalan yang tidak mudah, namun dengan sederet pemain di posisi ujung tombak yang tajam, Uruguay telah tampil tenang bisa menembus perempat final Piala Dunia.

Bersama Prancis, Uruguay adalah mantan juara dunia yang tersisa setelah tersingkirnya Argentina, Jerman dan Spanyol.

Uruguay telah menunjukkan sebagai tim yang sangat sulit dikalahkan namun kadang-kadang tampil mengecewakan.

Diawali laga yang kurang maksimal membawa mereka meraih kemenangan 1-0 atas Mesir yang main tanpa Mohamed Salah, kini telah memberi harapan nyata bahwa mereka dapat memenangkan Piala Dunia ketiga mereka.

Uruguay berhasil meredam Cristiano Ronaldo di timnas Portugal pada malam yang menegangkan di Sochi untuk mencapai perempat final, dengan Edinson Cavani mencetak dua gol brilian.

Prancis yang dihuni sejumlah pemain muda termasuk Kylian Mbappe dan striker Atletico, Antoine Griezmann siap berjuang untuk tiket semi-final.

Ini adalah tugas yang sulit bagi Prancis dan harapan bahwa bintang mereka akan menikmati ruang yang sama yang mereka temukan dalam kemenangan 4-3 mereka melawan Argentina.

"Poin terkuat Prancis adalah penyerang, Griezmann dan Mbappe," kata pelatih veteran Uruguay Oscar Tabarez dengan cara yang belum ditentukan setelah kemenangan Portugal dikutip AFP.

"Jika Anda membiarkan Perancis memiliki ruang, itu akan sangat sulit."

Pelatih berjuluk "El Maestro", Tabarez telah bertugas di Uruguay selama 12 tahun.

Keraguan utama bagi Prancis adalah Cavani, yang memiliki cedera otot betis yang dialaminya saat melawan Portugal.

Dia tidak berlatih pada hari Selasa.

Cavani telah bermain 105 kali untuk negaranya.

Jika dia belum pulih tepat waktu, dia bisa digantikan oleh Cristhian Stuani, yang telah bermain 42 kali untuk Uruguay, hanya 16 lebih sedikit daripada Griezmann yang tampil untuk Prancis.

Dan mereka dikawal bek Godin, saat ini dia tampil 121 kali dan akan terus bertambah.

"Kami selalu berpikir untuk tidak membiarkan lawan kami bermain bebas, itu salah satu hal yang mengganggu mereka," kata gelandang Diego Laxalt kepada AFP.

"Kami mencoba memastikan bahwa striker tidak merasa nyaman, itu adalah pilihan yang baik."

Uruguay memiliki semangat tim yang kuat dan kekuatan pertahanan.

Mereka akan menghadapi Prancis yang datang dengan generasi pemain yang penuh semangat dalam menyerang dan juga punya lini pertahanan yang kokoh.

Prancis memiliki armada pemain yang dalam angkatannya memiliki sejumlah penyerang bintang yang punya skill individu brilian.

Uruguay melalui babak penyisihan grup dengan kemenangan atas Mesir, Arab Saudi, dan negara tuan rumah, Rusia sehingga Uruguay menjadi pemimpin klasemen grup A tanpa kebobolan satu gol pun.

Juara dua kali (1930, 1950) telah mengirim Cristiano Ronaldo dari Portugal tersingkir pada babak 16 Besar, dengan dua gol dari Edinson Cavani, yang diragukan akan bisa fit saat lawan Prancis.

Sebaliknya, Prancis mulai dengan perlahan di babak penyisihan grup dengan kemenangan tipis atas Australia dan Peru sebelum bermain dengan Denmark.

Juara 1998 itu sukses mengalahkan Argentina yang main diperkuat Lionel Messi.

Pada laga ini, salah satu pemain termuda di turnamen, Kylian Mpabbe, mencetak gol dua kali.

Dalam catatan pertemuan, kedua tim telah bertemu delapan kali sebelumnya, Uruguay mengamankan tiga kemenangan - terakhir pada tahun 2013 dan Perancis menang hanya sekali.

Transformasi Uruguay
Di Piala Dunia yang sulit diprediksi hasilnya ini, satu hal untuk Uruguay telah berubah.

Mereka jadi tim yang telah menerima kartu kuning paling sedikit di Rusia. Padahal, dulu, Uruguay dikenal dengan gaya permainan keras dan curang.

Pada Piala Dunia terakhir, Luis Suarez terlibat dalam skandal menggigit dan pada tahun 1986 Uruguay diberi label "pembohong dan penipu" oleh Alex Ferguson setelah pertandingan buruk melawan Skotlandia.

Kali ini, hanya Rodrigo Bentancur yang baru mendapat kartu.

Ini adalah transformasi yang luar biasa.

Mereka memiliki lima kartu kuning lebih sedikit dari Prancis yang harus melakukan perombakan karena akumulasi kartu Blaise Matuidi.

"Pada kenyataannya, saya pikir Uruguay telah menjadi lawan yang kuat dan agresif, tetapi tanpa niat buruk terhadap lawan," kata Suarez pada hari Selasa, menambahkan bahwa mereka harus bangga dengan catatan disiplin mereka di Rusia.


Agen Tembak Ikan Online Indonesia Terbesar


REFFERAL 1.5 UP TO 4%
ayo buruan discount besar besaran
2D: 29%
3D: 59%
4D: 66%
Untuk mendaftar

Share on Google Plus

About Toto Kita

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

Uruguay vs Prancis, Tabarez Waspada 'Tarian' Griezmann dan Mbappe | Berita Hangat Totokita - Berita Hangat Totokita