Diman 'Cangkul' Pembantai Ibu dan Istri


Diman Jurianto (29) nekat membantai ibu kandung, Enung Juhariyah (60), dan istrinya, Hera (30), menggunakan cangkul dan sabit. Insiden berdarah tersebut mengakibatkan nyawa Enung melayang, sedang istri tersangka kritis. Seperti apa sosok Diman di mata warga?

"Orangnya baik, tidak pernah berbuat macam-macam," kata Yaya Rohaya, Ketua RT 05 Kampung Talun RW 08, Desa Batukarut, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, saat ditemui di rumahnya,


Yaya tidak menyangka Diman bertindak keji kepada ibu dan istrinya. Menurut dia, Diman merupakan sosok pendiam dan jarang bergaul dengan warga sekitar.

"Diman orangnya pendiam. Pernah ke sini ada kebutuhan ke RT, seperti ngurus-ngurus surat. Dia sopan. Jangan kan bisa bercanda seperti saya, gaul juga enggak pernah,"

 Diman dan istrinya menumpang tinggal di rumah milik Enung. Rumah itu hanya dihuni bertiga oleh Enung, Diman dan istrinya. Diman dan istrinya baru menikah dua tahun dan belum dikaruniai anak. Diman bekerja di Cimahi.

"Ayah Diman sudah meninggal, kalau kakaknya beda rumah. Letaknya tidak jauh dari rumah milik Enung," ucap Yaya.


 Sebelum tragedi cangkul maut, Enung sempat bilang kepada Yaya bahwa Diman sakit dan sempat dirawat. "Tidak tahu sakit apa. Katanya (Diman itu) kadang ketawa sendiri, kadang nangis. Saya mengira sehat saja," tutur Yaya.


Share on Google Plus

About Toto Kita

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

Diman 'Cangkul' Pembantai Ibu dan Istri | Berita Hangat Totokita - Berita Hangat Totokita