Istri Bunuh Suami


Akibat cemburu, seorang istri Desy Ayu Indriani (26) tega membunuh suaminya Fendik Tri Oktasari (27). Sementara untuk menutupi jejaknya, Desy membuat rekayasa seolah-olah suaminya bunuh diri dengan cara gantung diri.

Melihat ada yang tidak beres, sehari setelah meninggal pada Sabtu (24/3), kakak kandung korban Ferlin Kristinawati (34) mengaku sempat dihantui adiknya.

"Pas hari Minggu, sebelum diketahui pembunuhnya, saya mimpi tapi rasanya seperti nyata. Di mimpi itu Fendik nyuruh saya ke rumah Desy, dia bilang ada yang belum selesai," kata Ferlin usai melihat reka adegan kejadian pembunuhan di Polsek Karangpilang, Surabaya, Selasa (24/4/2018).

Mimpi tersebut terjadi pukul 02.00 WIB, namun ketika ditelusuri lebih lanjut, pada pukul yang sama polisi melakukan penggeledahan di rumah pasutri tersebut yang beralamat di Jalan Kedurus Sawah Gede 1, Karangpilang, Surabaya. Dalam hal ini, polisi menemukan sebuah palu yang digunakan pelaku memukul kepala suaminya. 

"Mimpinya seolah benar, saya dapat kabar kalau polisi nemu palunya di rumah, mungkin itu yang dimaksud Fendik ketika menghantui saya," tambah satu-satunya saudara kandung Fendik ini.
 

Awalnya, Ferlin mengaku tak menaruh kecurigaan apapun pada Desy. Dia mengatakan telah menganggap Desy sebagai adik kandungnya sendiri, bukan adik ipar. Ketika Desy diperiksa polisi sebagai saksi, dia pun tak pernah absen menjenguk dan membawakan makanan. 

Namun, kecurigaan ini mulai muncul ketika Desy menolak dan acuh ketika diajak menghadiri pemakaman suaminya. Dia juga sempat mengatakan hal yang membingungkan Ferlin. 

"Jadi dia sempat minta maaf sama saya, katanya Fendik meninggal karena kesetrum sewaktu rebutan handphone," kata Ferlin.

Menanggapi hal ini, Ferlin pun kebingungan. Karena berdasarkan informasi yang dilontarkan pelaku, korban meninggal karena bunuh diri, bukan kesetrum. 

"Langsung saya tanya, loh yang bener dia gantung diri atau kesetrum?" lanjut Ferlin.

Dalam hal ini, Ferlin mengatakan cukup lega karena polisi berhasil mengungkap pelaku yang sebenarnya. Namun, dia masih merasakan ada sedikit ganjalan. 

"Sepertinya yang dilakukan Desy pada reka adegan tadi ada yang masih belum benar. Tadi lampunya mati sendiri di salah satu adegan, sepertinya itu ada Fendik yang mau ngomong," tambahnya.

Reka ulang awalnya digelar di tempat kejadian perkara (TKP) yakni rumah Fendik dan Desy. Tapi karena Desy pingsan, maka kegiatan itu dipindah ke Mapolsek Karangpilang. Pembunuhan dilatari sakit hati karena korban dianggap berselingkuh. 


Share on Google Plus

About levita anastasya

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

Istri Bunuh Suami | Berita Hangat Totokita - Berita Hangat Totokita