Siswi SMP Tewas Usai Melakukan ‘Perbuatan Terlarang’ di Kamar Kos


Beritatotokita.info - Tragis! Siswi SMP ini, LDS (14), meninggal dunia usai melakukan perbuatan terlarang (berhubungan badan) bersama pacarnya, GDW (25).

Akibatnya sang pacar harus berurusan dengan polisi. Saat ini GDW masih diperiksa di Polres Tabanan, Bali. Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa membenarkan peristiwa itu.

Peristiwa ini terjadi di sebuah rumah kos di Dangin Cari, Tabanan. Korban diketahui mengeluarkan darah dari alat vitalnya setelah dua kali melakukan perbuatan tersebut. Saat itu, sang pacar sedang berada di kamar mandi.

Saat GDW keluar kamar mandi, ia mendapatkan korban sudah tidak sadarkan diri. GDW kemudian membawa korban ke rumah sakit. Namun saat tiba di RSUD Tabanan, korban dinyatakan meninggal dunia.

Hasil pemeriksaan luar menunjukkan, korban mengalami pendarahan di alat vital dan kulit lebam. Dokter jaga di UGD BRSUD Tabanan, dokter Deni, menyebutkan, saat tiba di rumah sakit, korban diduga sudah meninggal 30 menit sebelumnya.

“Untuk penyebab pasti kematian korban, harus menunggu hasil autopsi terlebih dulu. Rencananya akan dibawa ke RSUP Sanglah,” ungkapnya.

Hasil outopsi Tim dokter Forensik RSUP Sanglah, Denpasar, ditemukan sejumlah luka lecet dan memar di tubuh remaja asal Kecamatan Selemadeg, Tabanan, itu.

“Dari pemeriksaan luar jenazah, kami temukan ada beberapa luka, yaitu luka lecet dan memar pada daerah bibir, leher, dada dan di paha,” kata Kepala Instalasi Kedoteran Forensik RSUP Sanglah, Denpasar, dr. Dudut Rustiyadi.

Namun menurut dokter, korban meninggal karena kekurangan oksigen karena ditemukan warna kebiruan di bibir dan kuku serta bintik pendarahan dan pelebaran pembuluh darah pada organ dalamnya. “Jadi orang ini meninggal karena mati lemas kekurangan oksigen,” tambah Dudut.

Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa, mengatakan, pihaknya sudah memeriksa pacar korban dan menunggu hasil otopsi. “Pacar korban masih di Polres,” ungkapnya.

AKP Suyasa mengaku prihatin dengan kejadian yang menimpa remaja tersebut. Polisi juga akan meminta keterangan orangtua. “Kenapa bisa sebebas itu, nanti akan kami konfirmasikan kepada orangtuanya,” tuturnya.

Sementara ayah korban, KAN (40), terlihat sangat sedih. Sesekali ia meneteskan air mata saat ditemui di ruang Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini tak bisa berkata apa-apa. “Bingung, saya mau bilang apa lagi,” ujarnya singkat sembari berjalan pergi.

Sementara itu, sang ibu disebutkan berulang kali pingsan akibat kematian anaknya. “Ibunya (ibu korban) enggak ikut ke sini (RSUP Sanglah) karena dia pingsan terus,” kata bibi korban, NWA.

Kepala sekolah korban, INS, juga mengaku terkejut dengan kabar bahwa siswinya mengalami musibah. “Informasi dari guru tidak ada permasalahan, anaknya biasa dan termasuk kategori pintar,” katanya.

Selain itu, korban juga merupakan siswi yang rajin. Kesehariannya di sekolah selalu tampak wajar. INS juga sudah berkoordinasi dengan kepala dusun di tempat asal korban terkait upacara pengabenan. “Untuk kelanjutanya akan dibicarakan lagi dengan keluarga,” ungkapnya.





REFFERAL 1.5 UP TO 4%
ayo buruan discount besar besaran
2D: 29%
3D: 59%
4D: 66%
Untuk mendaftar
Share on Google Plus

About any huang

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

Siswi SMP Tewas Usai Melakukan ‘Perbuatan Terlarang’ di Kamar Kos | Berita Hangat Totokita - Berita Hangat Totokita