Parah! Pasang Tarif Rp 750 Ribu, Siswi SMP Marak Jual Diri


Beritatotokita.info -  Parah! Masih bau kencur, tapi siswi SMP ini sudah punya jam terbang tinggi. Layaknya profesional, siswi SMP ini nekat jual diri melalui media sosial (medsos).

Selain memajang foto dengan pakaian minim atau ketat, posenya juga menggoda iman. Dijamin, hidung pria nakal langsung kembang kempis, minimal mata melotot dan langsung main booking.

Siswi SMP itu juga mematok tarif yang tergolong tinggi. Hanya melayani ST dengan tarif Rp 750 ribu sekali ‘palang’-istilah mereka untuk bookingan kencan singkat.

Para PSK SMP ini mengaku menjual diri sendiri tanpa melalui germo. Alasannya agar uang hasil ‘olah keringat’ itu bisa dinikmati sendiri tanpa harus berbagi dengan si germo.

Di antara PSK SMP itu adalah LS. Usianya masih 14 tahun, masih duduk di Kelas II SMP di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Ia menjual diri melalui akun facebooknya. “Rp 750 ribu Om, sekali main,” ucapnya.

LS mengaku hanya melayani pria nakal di hotel. Setelah transaksi deal, LS langsung akan menuju kamar hotel pria nakal yang memesannya. Ia tak mau melayani di tempat lain, karena berisiko ketahuan. Apalagi ia masih tinggal bersama orangtuanya.

PSK SMP lainnya, AS (15), juga menjajakan dirinya di medsos. Praktiknya juga sama dengan LS. Ia hanya melayani ST atau kencan singkat, namun tarifnya lebih murah. “Rp 500 ribu, Om. Udah bisa begituan,” katanya.

AS mengatakan, ia melayani pelanggannya di kamar kosnya. Tarif Rp 500 ribu yang dipatoknya, tidak termasuk sewa kamar. “Saya ngekos di Jalan MT Haryono. Kalau mau, ya, langsung aja,” sebutnya.

Dia mengatakan, banyak teman-temannya yang juga memilih menjadi penjaja cinta kilat. “Terutama yang ngekos. Bos (orang tua), kan, nggak tahu kalau kami ginian,” tambahnya.

AS juga mengaku siap diajak menemani berkaraoke, makan malam, dan nonton di bioskop. “Kalau nemenin karaoke Rp 100 ribu aja sejam,” imbuh AS.

Fenomena pelajar menjadi wanita penjaja cinta membuat banyak pihak prihatin. Salah satunya adalah Agus Laksito dari LSM Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Balikpapan.

“Ini bahaya. Harus segera diatasi oleh pemerintah. Selama ini prostitusi lewat medsos ini saya rasa belum pernah diatasi oleh pemerintah,” ujarnya.





REFFERAL 1.5 UP TO 4%
ayo buruan discount besar besaran
2D: 29%
3D: 59%
4D: 66%
Untuk mendaftar

Share on Google Plus

About any huang

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

Parah! Pasang Tarif Rp 750 Ribu, Siswi SMP Marak Jual Diri | Berita Hangat Totokita - Berita Hangat Totokita