Kisah Miris ABG 14 Tahun: Kelaparan, Melati Terpaksa Melayani 30 Tukang Becak di Bawah Jembatan


Beritatotokita.info - Kepada penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang, korban traficking, Melati (14), menceritakan kisah pahitnya.

Setelah berhasil kabur dari lokalisasi Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), ia kemudian terdampar di Kota Palembang. Karena tak memiliki uang, Melati pun akhirnya tinggal di bawah jembatan Ampera.

Saat itu dia mengaku sangat kelaparan dan tak memiliki uang sepeser pun. Puluhan tukang becak yang mangkal di sekitar jembatan pun menggodanya. Mereka bersedia memberikan uang untuk membeli makanan, asal Melati mau diajak berhubungan badan.

Awalnya ia menolak, namun karena perutnya makin lapar, Melati pun dengan sangat terpaksa menerima tawaran itu. “Saya bingung mau bagaimana lagi pak, gak ada yang mau menolong saya. Ada yang ngasih Rp50 ribu, tapi banyak juga yang mengasih Rp10 ribu-Rp15 ribu. Mainnya kadang dibecak, kadang di bawah jembatan (Ampera),” ujarnya kepada penyidik.

Kepada penyidik, ia mengaku banyak tukang becaknya yang memaksanya berhubungan badan, meski ia telah menolaknya. “Tiga hari saya di jembatan, ada 30 becak yang mengajak saya gituan,” tuturnya.





REFFERAL 1.5 UP TO 4%
ayo buruan discount besar besaran
2D: 29%
3D: 59%
4D: 66%
Untuk mendaftar
Share on Google Plus

About Any Huang

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

Kisah Miris ABG 14 Tahun: Kelaparan, Melati Terpaksa Melayani 30 Tukang Becak di Bawah Jembatan | Berita Hangat Totokita - Berita Hangat Totokita