Komplotan Bandit Bawa Jimat Bunga Kehidupan Biar Selamat Dalam Aksi Mereka

jimat

Beritatotokita - Tiga komplotan garong, yang diotaki AKA, 29 bersama dua rekannya IP, 32 dan RZ, 23 selalu membuat strategi sebelum melakukan aksinya. Mereka menyusun strategi di sebuah warung di kawasan Jakarta Pusat.

Saat beraksi komplotan ini menggunakan dua sepeda motor. Satu motor berboncebgan dan satu pelaku, AKA, sendiri memonitor aksi komplotannya dari kejauhan.

Sebagai otak pelaku, AKA selali membawa jimat saat beraksi untuk melindungi dirinya agar lolos. Jimat yang dibawa berupa uang kertas rupiah lama pecahan 100 -500 dan uang mainan ringgit malaysia serta dollar USA. Jimat itu disimpan dalam dompetnya, termasuk setangkai bunga Edelwies yang sudah mengering.

Saat ditanya, untuk apa uang kuno dan bunga tersebut, pelaku mengaku hanya untuk koleksi. Sedangkan bunga Edelwies tersebut diambil saat mendaki gunung yang dipercayanya sebagai bunga kehidupan agar selamat di dunia. “Jadi kalau dibawa bunga itu kemana pun kita akan selamat,” ucap AKA, yang mengaku sering jadi joki klub motor.

Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono menjelaskan masih menelusuri peran AKA. “Dari introgasi dia mengaku anggota salah satu klub motor. Ini juga menjadi perhatian kami, sejauh mana perannya itu,” kata Dwiyono.

Komplotan ini diberitakan, setelah beraksi 20 kali di kawasa Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat. Korban terakhirnya seorang karyawati, Nova yang ingin pulang kerumah naik motor tiba-tiba tasnya berisi handphone di rampok di Jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok
Share on Google Plus

About Angel Anastasya

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

Komplotan Bandit Bawa Jimat Bunga Kehidupan Biar Selamat Dalam Aksi Mereka | Berita Hangat Totokita - Berita Hangat Totokita