Istri Jagal Maut Di Medan Terancam Hukuman Mati


Beritatotokita.info - Ingat Andi Lala? Pelaku pembunuhan sadis satu keluarga di Mabar, Medan? Nah, istri Andi Lala, Reni Savitri, didakwa hukuman mati di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Reni terancam hukuman mati karena terlibat dalam pembunuhan selingkuhannya, Suherwan alias Iwan Kakek, yang dilakukan Andi Lala di Lubukpakam, Deli Serdang. Sama seperti suaminya, Reni juga dijerat pasal berlapis.

Dakwaan tersebut dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kadlan Sinaga dalam sidang yang diketuai majelis hakim Azwardi Azis. Dalam dakwaan tersebut dijelaskan, Andi Lala (berkas terpisah) curiga dan menanyakan kepada istrinya tentang perselingkuhan antara Reni dengan korban. Reni pun mengakuinya.

“Andi Lala merasa sakit hati dan dendam dengan Suherman sehingga Andi Lala berencana untuk menghabisi nyawa korban. Pada Minggu lalu, Andi Lala menyuruh Reni untuk memancing korban datang ke rumahnya,” kata JPU.

Saat dihubungi, korban tidak mau ke rumah Reni, tapi ketemu di samping SD Negeri Lubuk Pakam. Selanjutnya, Reni mengatakan bahwa korban sudah menunggu di Gang SD dekat Kilang Padi.

Andi Lala menyusul korban di tempat tersebut dengan berjalan kaki. Andi Lala menemui Suherman yang sedang berada di atas sepeda motor Honda Vario warna merah Nopol BK 4749 XAI.

“Saat itu, Suherman sedang menelpon dan Andi Lala bertanya kepada korban. Suherman menjawab bahwa dirinya sedang menelpon pacarnya. Mendengar jawaban tersebut, Andi Lala langsung menampar korban dengan menggunakan tangan kanannya,” lanjut JPU dari Kejati Sumut.

Saat itu juga, terdakwa lainnya, Irfan (berkas terpisah), melintas dan menanyakan kepada Andi Lala tentang apa yang terjadi. Kemudian, Andi Lala menjelaskan tentang perselingkuhan korban dengan Reni.

Mendengar perkataan tersebut, Irfan menampar pipi sebelah kiri, menendang paha sebelah kanan dan menendang punggung belakang korban. Selanjutnya, Andi Lala dan Irfan membawa Suherman ke rumahnya. Di rumah itu, Suherman kembali dianiayai.

“Irfan sempat menanyakan kepada Reni tentang perselingkuhan dengan Suherman. Reni membenarkannya dan selanjutnya Andi Lala meninju Suherman secara bertubi-tubi hingga korban terduduk di lantai,” tambah JPU.

Andi Lala pergi menuju kamar depan dan mengambil Alu Lumpang yang sudah dipersiapkan untuk memukul Suherman. Ia berlari menuju korban dan memukulkan Alu Lumpang ke kepala bagian belakang, hingga korban terjatuh.

Kemudian, Irfan pergi meninggalkan rumah tersebut. Suherman telah tewas di kamar depan. Andi Lala bersama istrinya mengangkat mayat korban dan meletakkannya di mobil pick up.

Mayat Suherman ditutup dengan tikar. Mereka membawa mayat itu ke Simpang Jalan Desa Pagar Jati, Lubuk Pakam lewat, dan membuangnya ke parit. Awalnya jasad korban sempat dikira korban lakalantas.

“Atas perbuatannya, kedua terdakwa dijerat dengan Pasal 340 KUHPidana jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” ujar Kadlan.

Usai JPU membacakan dakwaan, majelis hakim menunda sidang hingga pekan depan. Saat ditanya wartawan usai sidang, JPU Kadlan mengatakan, Pasal 340 ancaman maksimalnya hukuman mati. (acan)






REFFERAL 1.5 UP TO 4%
ayo buruan discount besar besaran
2D: 29%
3D: 59%
4D: 66%
Untuk mendaftar
Share on Google Plus

About Any Huang

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

Istri Jagal Maut Di Medan Terancam Hukuman Mati | Berita Hangat Totokita - Berita Hangat Totokita