Beberapa Karyawan ini Mengungkapkan Yang Berkerja di Facebook Tidak Selalu Berlimpahan Fasilitas

Berita Hangat dari Totokita menyajikan berbagai macam seputar berita aktual dari berbagai sumber


Banyak yang menganggap bekerja di Facebook sangat nyaman dan menyenangkan. Beragam fasilitas disediakan, mulai gaji yang melimpah, makanan gratis, hingga berbagai macam asuransi. Namun hal tersebut rupanya tak bisa dirasakan oleh karyawan kontrak yang bekerja di Facebook.

Seorang karyawan kontrak di Facebook baru-baru ini mengungkapkan sisi kelam dari salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia tersebut. Nicole merupakan karyawan yang bekerja di bagian kafetaria Facebook.

Nicole tinggal Palo Alto, California, hanya beberapa kilometer dari rumah Mark Zuckerberg. Tempat tinggalnya juga hanya berjarak beberapa blok dari Menlo Park, kantor pusat Facebook.

Namun mirisnya Nicole dan suaminya, Victor harus tinggal di dalam garasi bersama ketiga anaknya. Hal tersebut terpaksa ia jalani karena upah yang diterimanya tak sesuai dengan biaya hidup di Palo Alto.

Seperti diketahui, biaya hidup di Palo Alto meningkat drastis semenjak Facebook mendirikan kantornya di Menlo Park, California. Menurut Nicole, apa-apa menjadi mahal.

"Upahnya memang kelihatan besar. Namun sejak Facebook datang, segalanya menjadi sangat mahal. Terkadang saya harus mengajukan pinjaman gaji untuk memenuhi kebutuhan," ungkap Nicole.

Berita Hangat dari Totokita menyajikan berbagai macam seputar berita aktual dari berbagai sumber


Nicole mengaku mendapat bayaran USD 19  per jam, sementara sang suami mendapat USD 17 per jam. Namun dengan upah segitu mereka masih harus mencari uang tambahan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan dan pakaian untuk anak-anak mereka.

Nicole juga menceritakan, banyak makanan yang disediakan oleh Facebook terbuang sia-sia. Namun kebijakan Facebook melarang para karyawannya untuk membawa pulang makanan-makanan tersebut.

Para pekerja kontrak seperti Nicole juga tidak dapat mengakses layanan kesehatan dari klinik di Facebook. Facebook baru-baru ini mengadakan acara "Bring your kids to work", tapi anak-anak pekerja kafetaria tidak diperbolehkan.

Namun seorang juru bicara Facebook memiliki pendapat lain. Menurutnya, para karyawan kontrak tetap memiliki akses ke berbagai fasilitas seperti klinik atau gym.

"Kami berkomitmen untuk menyediakan lingkungan kerja yang aman dan adil bagi semua orang yang termasuk kontraktor," kata juru bicara tersebut.

"Orang-orang berpikir, oh, anda bekerja untuk Facebook, anda hebat. Namun nyatanya kami berdua masih belum bisa memberikan apa yang layak untuk anak-anak kami," ujar Victor.



Berita Hangat Totokita - Berita Hangat Totokita Hobi dengan Game Online? Ayo, Ikuti berbagai permainan yang menarik di bawah ini dan menangkan hadiahnya!! Togel Online Terbaik SPORSTBOOK Tembak Ikan Online
Share on Google Plus

About merlina mei

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

Beberapa Karyawan ini Mengungkapkan Yang Berkerja di Facebook Tidak Selalu Berlimpahan Fasilitas | Berita Hangat Totokita - Berita Hangat Totokita