Diancam Tidak Naik Kelas, Kepala Sekolah Cabuli Pantat Delapan Siswa SD

Beritatotokita - Diancam Tidak Naik Kelas, Kepala Sekolah Cabuli Pantat Delapan Siswa SD 

Beritatotokita, PONTIANAK - Pelarian Achmad Safeei (29) berakhir.

Ia diringkus polisi lantaran diduga melakukan pencabulan kepada delapan peserta didik laki-laki di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Kendawangan, Kab Ketapang, Kalimantan Barat.

Kepala Polres Ketapang AKBP Sunario menyampaikan Achmad diringkus unit reserse kriminil Polres Ketapang di Kecamatan Tambun Selatan Kab Bekasi, Jawa Barat, Kamis (29/9/2016).

Tersangka yg berstatus bujangan itu bukan hanya sbg kepala sekolah tetapi merangkap juga sebagai wali kelas IV.

"Dari 150 peserta didik di SD tersebut, baru delapan peserta didik yg melapor sudah jadi korban pencabulan yg dilakukan pelaku. Semua korban yaitu anak laki-laki yg duduk di kelas 4 & 5," papar Sunario, Minggu (2/10/2016).

Perbuatan pelaku kepada anak didiknya itu mengakibatkan trauma psikologis yg berat bagi anak-anak yg jadi korban pencabulan.

"Perbuatan pelaku dilakukan dgn modus menggali ilmu grup di rumah dinasnya," terang Sunario.

Korban pula mendapat ancaman bila menolak kemauan pelaku. Tersangka meneror korban-korbannya tak naik kelas jikalau menolak buat dicabuli atau apabila korban berani melaporkan aksi itu pada orang tua mereka.

Sunario meneruskan, tak menutup mungkin saja adanya korban lain. Pihak Polres Ketapang saat ini bersamasama dgn Dinas Sosial Ketapang utk lakukan pemulihan psikologis anak-anak yg jadi korban.

Polisi mengimbau bagi orang sepuh yg anaknya jadi korban buat melapor ke Kepolisian terdekat & mengikutkan anaknya dalam acara rehabilitasi.

"Para orang lanjut umur di harapkan sanggup menjaga, membangun komunikasi yg baik dgn anak-anaknya, menanyakan bagaimanakah keseharian & kesukaran hambatan yg dihadapi anak di dalam pergaulannya, biar kita bisa melakukan pencegahan dini biar anak-anak kita terhindar dari kekerasan fisik, seksual ataupun kekerasan psikologis," ucapnya.

Atas tindakan tersebut, pelaku dijerat dgn pasal 82 Jo pasal 76 D UU Nomor 35 th 2014 menyangkut perubahan atas UU Nomor 23 thn 2002 berkenaan perlindungan anak, dgn ancaman hukuman 20 th penjara.




Share on Google Plus

About Merry Liu

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

Diancam Tidak Naik Kelas, Kepala Sekolah Cabuli Pantat Delapan Siswa SD | Berita Hangat Totokita - Berita Hangat Totokita