Pintar VS Bodoh !!! Menyebarkan isu SARA di Era pemerintahan Jokowi...


BeritaTOTOKITA - Di masa kerja terbaik dari Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) tetap saja ada yang mencoba menjatuhkan hasil kerja keras dari pemerintahan Jokowi, begitu juga dengan hasil kerja dari Gubernur DKI Jakarta, Bpk Ahok.

Mereka menyebutkan telah terjadi penjajahan di indonesia oleh negara china. Mereka menguasai tanah bahkan sampai mempekerjakan tenaga kasar asal China. tapi masa ia ? apakah para pembaca menyadari, siapa yang menjajah rakyat sekarang ?

Di Indonesia, negara kita ini, banyak rakyat miskin. Kenapa ? karena kita di jajah oleh para koruptor dan anggota politik yang memasang topeng di depan rakyat.

Mereka ingin bersaing politik dengan mengatakan “Terjadinya penjajahan oleh China terlebih-lebih sejak terpilihnya Jokowi-JK,” kata aktivis politik yang asal ucap di media masa yaitu Sri Bintang.

Menurut Sri Bintang dalam menghentikan penjajahan China dan kerusakan bangsa saat ini perlu menata ulang Republik Indonesia menuju cita-cita proklamasi mencapai masyarakat adil dan makmur. itu katanya.

dan apa kata rakyat ?
Sudahkah kita berpikir siapa yang perlu di tata ulang ? Kita sudah terbiasa iri dan cemburu dengan kesuksesan orang lain, dimana dalam masa kerja keras pemerintahan jokowi, muncul orang yang hanya bisa bicara untuk menjatukan prestasi yang baik.

Dan Sri Bintang kembali berkata “Hanya sesudah Rezim Jokowi-Jk dijatuhkan. Tanpa penjatuhan Rezim pro asing-aseng ini terlebih dulu, tidak mungkin proses menuju Indonesia merdeka dan jaya raya bisa berlangsung."
Karena itu, bersiaplah! bangkit dan bergerak,” tegas Sri Bintang.
Dengan semangatnya tapi siapa mau mendukung orang ini ? cuma bisa menjatuhkan yang telah baik, dan dibutuhkan proses. setidaknya sudah lebih baik dari pemerintahan terdahulu.

Hal senada diungkapkan Direktur Eksekutif Soekarno-Hatta Institute, Hatta Taliwang Pemerintah China dengan sengaja mendiasporakan rakyatnya ke seluruh penjuru dunia.

kemudian perkataan tersebut di tentang oleh orang bijak, "Pemerintah china hanya menyelesaikan proyek yang mereka terima dari Indonesia, dengan memperkerjakan penduduknya di indonesia. agar proyek tersebut berjalan cepat, dan bekerja dengan profesional. "

Bukannya di berikan pekerjaan, orang kita ini hanya malas ?
Apakah kita kalah saing dengan teknologi china ? kita saja memiliki pemenang kontes robotik internasional. kontraktor kita sudah banyak membangun proyek besar, apakah masih kalah ?
Jika indonesia punya uang , hanya untuk membayar orang lain.
Faktor kesengajaan politis itu, menyebabkan banyak pihak di dunia menyebut sebagai skenario RRC di luar negeri. Atau dengan perkataan lain disebut juga kebijakan politik luar negeri RRC. 

“Berhubung kesengajaan itu membawa misi politik luar negeri RRC, atau oleh karena faktor skenario, maka jelas faktor kesengajaan RRC memotivasi bangsanya untuk melakukan Overseas memiliki tujuan politik luar negeri RRC yang lebih besar,” papar Hatta yang tidak menuduh pemerintahan jokowi.\

Dan pembaca pun lebih pintar, dan harus bijak membedakan, bekerja secara profesional atau ingin mengadu domba rakyat ini.

Terimakasih.
Salam TOTOKITA


Share on Google Plus

About Any Huang

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

Pintar VS Bodoh !!! Menyebarkan isu SARA di Era pemerintahan Jokowi... | Berita Hangat Totokita - Berita Hangat Totokita